Sabtu, 07 September 2013
asia tenggara
Negara-Negara Di Kawasan Asia Tenggara
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara:1 Indonesia2 Filiphina3 Laos4 Thailand5 Singapura6 Vietnam7 Kamboja8 Myanmar9 Brunei Darussalam10 Timor Leste11 Malaysia1. WILAYAHNegara terluas : Indonesia (2.027.087 km2)Negara terkecil : Singapura (685 km2)2. JUMLAH PENDUDUKNegara terbanyak : Indonesia (237.512.355 jiwa)Negara paling sedikit : Brunei Darussalam (381.371 jiwa)3. KEPADATAN PENDUDUKTerpadat : Singapura (6.369 jiwa/ km2)Terjarang : Laos ( 24 jiwa/ km2)Batas-batas Kawasan Asia Tenggara:Utara : Negara India, Negara China, dan Laut China SelatanTimur : Negara Papua Nugini dan Lautan PasifikSelatan : Negara Australia dan Lautan HindiaBarat : Lautan Hindia dan Laut AndamanLetak Astronomis Kawasan Asia Tenggara:28o LU (Myanmar) - 11o LS (Indonesia)92o BT (Myanmar) - 141o BT (Indonesia)Letak Geografis Kawasan Asia Tenggara:2 Benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia2 Samudera, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera HindiaIklim:Sebagian besar beriklim tropis, kecuali Myanmar bagian utara.Temperatur udara sekitar equator rata-rata suhu udara panas.Bentang Alam:Kawasan Asia Tenggara sebagian besar berada pada barisan pegunungan muda (Mediterania, yang memanjang mulai dari pegunungan di sekitar Laut Tengah.Rangkaian pegunungan tersebut dimulai dari Pegunungan Arakan Yoma (Myanmar) sebagai kelanjutan Pegunungan Himalaya ke Pegunungan Andaman dan Nikobar di sebelah utara Sumatera, terus ke Pegunungan Bukit Barisan di Sumatera, pegunungan yang membentang dari barat ke timur Pulau Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, dan berakhir di Lat Banda. Kawasan Asia Tenggara yang termasuk ke dalam pegunungan yang lebih tua adalah Thailand, Semenanjung Malaysia, dan Kalimantan bagian Selatan.Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara1. INDONESIAIbu kota : JakartaMerdeka : 17 Agustus 1945Letak Astronomis6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141o BTBatas WilayahUtara : Laut China SelatanSelatan : Samudra HindiaBarat : Samudera HindiaTimur : Papua Nugini dan Timor LesteIklim: Tropis, Laut, dan MusonSuhu rata-rata pertahun 26o C Dipengaruhi angin muson barat dan timur Penduduk (suku)Suku asli Melayu, Betawi, Jawa, Sunda, Batak, Tengger, Baduy, Toraja, Dayak, Asmat, Banjar, Sasak, Bali, dll.Bentang AlamWilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan dan mempuyai wilayah yang sangat luas menyebabkan Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Selain itu, bentuk muka bumi Indonesia tidak rata, ada bagian yang rendah, datar, dan bergelombang. Gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Jaya Wijaya. Danau terbesar adalah Danau Toba. Sungai terpanjang adalah Sungai Kapuas, dan Sungai terbesarnya adalah Sungai Musi.PerekonomianIndonesia merupakan negara berkembang yang mata pencahariannya di bidang pertanian. Hasil pertaniannya adalah padi. Selain itu, Indonesia juga memiiki hasil perkebunaan seperti teh dan kopi. Pertambangan emas, intan, nikel, minyak bumi, dan nikel. Perairan, perindustrian, dan parwisata juga merupakan sektor perekonomian masyarakat Indonesia.2. SINGAPURAIbu kota : SingapuraMerdeka : 2 Agustus 1965Letak Astronomis1o 10’ LU – 1o 27’ LU dan 103o 38’ BT – 104o 2’ BTBatas WilayahUtara : Selat JohorSelatan : Selat SingapuraBarat : Selat MalakaTimur : Selat SingapuraIklim: TropisPenduduk (suku)China : 77%Melayu : 14%India : 8%Bangsa Lainnya : 1%Bentang AlamBagian barat terdiri atas perbukitan dan lembah. Bagian tengah berupa daerah perbukitan dengan puncak bukit tertinggi adalah bukit timah (581 m).Bagian timur berupa daerah dataran rendah dan rawa-rawa. Sungai yang terdapat di Singapura adalah Sungai Kranji dan Sungai Jurong. Singapura memperluas wilayahnya dengan reklamasi pantai dengan pengurukan pasir.PerekonomianPerekonomian Singapura sangat bergantung pada jasa perbankan, perdagangan, perhubungan, dan perindustrian. Industri Singapura menghasilkan kapal, elektronik, dan bahan makanan. Pertanian di Singapura memiiki areal yang sempit, oleh karena itu areal tanah pertanian ditambah dengan cara menimbun tanah yang berawa-rawa di tepi pantai. Hasil pertanian antara lain buah-buahan, sayuran, dan anggrek. Peternakan di Singapura terdapat di sekitar kota. Hewan ternak tersebut antara lain unggas dan sapi perah. Kawasan industri di Singapura terdapat di daerah Jurong.3. MALAYSIAIbu kota : Kuala LumpurMedeka : 31 Agustus 1957 (Merdeka penuh 16 September 1963)Letak Astronomis1o LU – 7o LU dan 100o BT – 119o BTBatas WilayahUtara : Laut China Selatan (Muangthai)Barat : Selat MalakaTimur : Indonesia dan Laut SuluSelatan : Indonesia dan SngapuraIklim: Tropis, suhu antara 24o C – 35o CPenduduk (suku)Sebagian besar suku Melayu dan China, sebagian lainnya India, Arab, dan Semang (asli).Bentang AlamWilayah Negara Malaysia terbagi atasdua wilayah, yaitu Malaysiia Barat dan Malaysia Timur. Luas keseluruhan ± 330.434 km2. 1. Wilayah Malaysia Barat adalah semenanjung Malaka yang terdiri atas sebelas negara bagian. 2. Wilayah Malaysia bagian timur terletak di sebelah utara Kalimantan. Wilayah ini terdiri atas dua negara bagian, yaitu Sabah dan Serawak.Di semenanjung Malaka terdapat pegunungan dengan puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Tahan (2.190 m). Di wilayah bagian timur terdapat pegunungan dengan puncaknya yang tertinggi yaitu Gunung Kinabalu (4.101 m).PerekonomianKegiatan ekonomi utama penduduk Negara Malaysia adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Pertanian menghasilkan karet, minyak sawit, kopra, the, lada, dan padi. Pertambangan menghasilkan bijih timah, bauksit, bijih besi, dan minyak bumi. Malaysia merupakan penghasil timah terbesar di dunia. Industri Malaysia menghasilkan barang dari baja dan barang elektronik.4. BRUNEI DARUSSALAMIbu kota : Bandar Seri BegawanMerdeka : 1 Januari 1984Letak Astronomis4o LU – 5o 2’ LU dan 114o BT – 115o BTBatas WilayahUtara : Laut China SelatanSelatan : MalaysiaBarat : MalaysiaTimur : MalaysiaIklim: TropisPenduduk (suku)Sebagian besar orang Melayu, sisanya orang China, dan Dayak (asli)Bentang AlamBrunei Darussalam terletak di Kalimantan Utara. Luasnya ± 5.765 km2. Negara Brunei Darussalam dibagi atas dua wilayah, yaitu wilayah baat dan wilayah timur. Wilayah barat Brunei Darussalam merupakan daerah datarn rendah dan berawa-rawa. Makin ke pedalaman sedikit berbukit-bukit. Adapun wilayah timur merupakan daerah berbukit-bukit. Ketinggian gunung di Brunei Darussalam mencapai 1.850 m (Gunung Pagon). Sungai terpanjangnya adalah Sungai Belait.PerekonomianBrunei Darussalam terkenal sebagai negara pengekspor minyak bumi dan gas alam. Barang impor Negara Brunei Darussalam adalah mesin, mobil, barang elektronik, beras, dan gula. Brunei Darussalam termasuk negara di Asia Tenggara yang paling tinggi pendapatan perkapita penduduknya. Hasil pertanian di Brunei Darussalam adalah beras, gula, lada, dan kopra. Sedangkan hasil industrinya adalah tekstil.5. FILIPHINAIbu kota : ManilaMerdeka : 4 Juli 1946Letak Astronomis5o LU – 21o LU dan 117o BT 126o BTBatas WilayahUtara : TaiwanTimur : Samudera PasifikSelatan : Laut Sulawesi dan SuluBarat : Laut China SelatanIklim: Tropik, suhu rata-rata 25o CPenduduk (suku)Penduduk asli keturunan Melayu dan sebagian suku Meztiso yakni campuran antara suku Indian dan spanyol. Di daerah pedalaman terdapat suku Negrito.Filiphina merupakan negara kepulauan. Jumlah pulaunya ± 7.100 buah. Pulau-pulau besar yang terletak di Filiphina adalah Pulau Luzon dan Pulau Mindanao. Kepulauan Filiphina termasuk daerah Pegunungan Lipatan Pasifik. Filiphina memiliki banyak gunung yang masih aktif. Gunung tertinggi di Pulau Luzon adalah Gunung Mayon (2.421 m), dan Gunung tertinggi di Pulau Mindanao adalah Gunung Apo (2.954 m). Gunung yang sering meletus di Filiphina adalah Gunung Sinatubo. Terdapat dataran yang randah dan sempit, pantai curam dan terjal (Fyord), sering terjadi badai tropis. Danau di Filiphina adalah Danau Lanau di Mindanao, Sungai Cagayan di Pulau Luzon, dan Palung laut Moindanao.PerekonomianMata pencaharian penduduk Filiphina adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Hasil pertaniannya adalah padi, kelapa, serat abaka,kopra, tebu, karet, nanas, dan gula. Hasil tambang di Filiphina adalah kobalt, tembaga, emas, nikel, bijih besi, sulfur, chrom, dan minyak bumi. Di Filiphina terdapat balai penelitian padi internasional.6. THAILANDIbu kota : BangkokMerdeka : Tidak pernah dijajahLetak Astronomis5o LU – 21o LU dan 97o BT – 106o BTBatas WilayahUtara : Myanmar dan LaosTimur : Laos, Kamboja, dan Teluk SiamSelatan : MalaysiaBarat : Myanmar dan Samudera HindiaIklim: TropisPenduduk (suku)Penduduk asli Bangsa Thai. Sebagian lagi keturunan China dan Melayu.Bentang AlamLuas Negara Thailand ± 513,998 km2 . Wilayah Negara Thailand dibagi menjadi empat, yaitu:Dataran rendah di bagian tengah yang dialiri oleh Sungai Chao Phraya. Daerah ini sangat subur.Daerah pegunungan di bagian utara dan barat. Dengan puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Doi Ithanon (2.594 m)Pegunungan Kapur di bagian timur.Semenajung Thailand Selatan yang berupa bukit-bukit rendah yang meluas sampai ke perbatasan dengan Malaysia.Di Thailand terdapat Plato Korat, dan terdapat pulaTanah Genting Kra Cantara yang berada di antara Teluk Siam dan Laut Andaman.PerekonomianKegiatan ekonomi penduduk Thailand adalah pertanian, kehutanan, pertambangan, dan industri. Hasil pertanian terbesar di Thailand adalah beras. Thailand merupakan lumbung padi di Asia Tenggara. Hasil kehutanannya adalah kayu jati. Sedangkan pertambangan menghasilkan timah dan mangaan. Industri Thailand menghasilkan tekstil, semen, dan barang elektronik. Pariwisata merupakan penghasil devisa utama Negara Thailand. Contoh tempat wisata di Thailand adalah Pantai Pattaya, Chiang May, Ayuttaya, dan Bangkok.7. MYANMARIbu kota : YangoonMerdeka : 4 Januari 1948Letak Astronomis9o LU – 28o LU dan 92o BT – 102o BTBatas WilayahUtara : Republik Rakyat ChinaTimur : Muangthai dan LaosSelatan : Laut AndamanBarat : Bangladesh, India Iklim: Bagian selatan beriklim tropis dan bagian utara beriklim subtropis. Penduduk (suku)Sebagian besar penduduk Birma keturunan Tibet Birma, sisanya Suku Shan, Karen, Rakhin Mon, dan Kachin.Bagian selatan Negara Myanmar terdapat garis pantai di sepanjang Teluk Benggala dan Laut Andaman. Di bagian utara yang berbatasan dengan India dan China merupakan pegunungan yang tinggi. Pegunungan ini merupakan bagian dari Pegunungan Himalaya. Di bagian timur terdapat dataran tinggi yang memisahkan antara Myanmar dan Thailand. Di bagian tengah merupakan dataran rendah yang dialiri Sungai Irawadi dan beberapa sungai lainnya. Di Myanmar terdapat Sungai Salwen. Luas Negara Myanmar ± 676.576 km2.PerekonomianHasil utama pertanian di Myanmar adalah padi. Myanmar merupakan penghasil padi terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Thailand. Hasi pertanian lainnya adalah kapas, padi, dan tembakau. Hasil pertambangannya antara lain seng, tembaga, emas, perak, timah, dan minyak bumi. Hasil industri Myanmar berupa semen, tekstil, pupuk, ubin, rami, farmasi, baja, dan makanan ternak.8. LAOSIbu kota : VientianeMerdeka : 22 Oktober 1953 dari Perancis dan mengubah bentuk negara dari kerajaan menjadi republik pada tanggal 3 Desember 1975 Letak Astronomis16o LU – 22o LU dan 100o BT – 108o BTBatas WilayahUtara : Republik Rakyat ChinaTimur : VietnamSelatan : KambojaBarat : Myanmar dan ThailandIklim: MusimPenduduk (suku)Thai, Khmer, China, Lao Lum, Lao Theung, Lao Sung, dan YosLuas wilayah Laos ± 236.800 km2. Negara Laos dikelilingi oleh pegunungan dan hutan lebat. Pegunungan dan dataran tinggi terdapat di sebelah utara dan membentang sepanjang batas timur. Puncaknya adalah Gunung Bia. Sungai Mekhong merupakan sungai penting di Laos. Sungai Mekhong dimanfaatkan juga sebagai sarana transportasi. Laos merupakan satu-satunya Negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak memiliki wilayah laut. Di Laos terdapat Plato Bolovens dan Pegunungan Annam.PerekonomianMata pencaharian utama penduduk Laos adalah pertanian. Kegiatan pertanian laos banyak dilakukan di sepanjang Sumgai Mekhong. Hasil utama pertanian Laos adalah padi dan jagung. Hasil peternakan Laos antara lain sapi, babi, kerbau, dan unggas. Hasil pertambangan yang menjadi komodiitas ekspor adalah timah dan garam batu. Perindustrian di Laos menghasilkan timah, kayu jati, pemintalan sutera, keramik, kerajinan kulit dan kerajinan perak.9. VIETNAMIbu kota : Hanoi Merdeka : 2 Juli 1976 (gabungan Vietnam Utara dan Selatan)Letak Astronomis 102o BT – 110o BT dan 8o LU – 23o LUBatas WilayahUtara : Republik Rakyat ChinaTimur : Laut China SelatanSelatan : Laut China SelatanBarat : Kamboja dan LaosIklim: TropisPenduduk (suku)Penduduk asli suku Champa dan Montagnard di selatan, Muang, Tay, dan Nung di utara. Sebagian lainnya suku Khmer dan China. Bentang AlamNegara Vietnam terletak di Semenanjung Indocina. Luas Vietnam kurang lebih 331. 653 km2. Di Negara Vietnam terdapat Plato Tonkin dengan puncaknya Gunung Fan Si Pan, Pegunungan Annam dengan Gunungnya Ngoch Linh, dataran rendah alluvial di sekitar Sungai Mekhong. Perekonomian Mata pencaharian penduduk Vietnam sebagian besar adalah di bidang pertanian. Hjasil utama pertaniannya adalah padi. Hasil pertanian lainnya adalah jagung, kapas, tebu, ubi jalar teh, buah-buahan, dan tembakau. Hasil pertambangannya adalah emas, bijih besi, timah, gamping, fosfat, dan seng. Hasil industrinya adalah kapal, mesin, semen, kertas, dan kimia.10. KAMBOJAIbu kota : Phnom PenhMerdrka : 9 November 1953 dari PerancisLetak Astronomis 80 LU – 14o LU dan 1020 BT – 1070 BTBatas WilayahUtara : Laos dan ThailandTimur : VietnamSelatan : Teluk SiamBarat : ThailandIklim: Tropis Penduduk (suku)Sebagian besar orang Khmer, selebihnya Suku China dan Vietnam.Bentang AlamLuas wilayah Kamboja kurang lebih 181.300 km2. Negara Namboja terletak di Semenanjung Indocina. Di Kamboja mengalir Sungai Mekhong. Daerah di sekitar Sungai Mekhong merupakan daerah subur. Pegunungan Cardaman panjangnya 160 km melintasi perbatasan dengan Thailand. Di Thailand terdapat Dataran rendah Tonle Sap, dan Sungai Mekhong. Dataran tinggi Ratanokiri dan Mondolkiri. Danau Tonle Sap dan Pegunungan Phnom Aural.PerekonomianMata pencaharian utama penduduk Kamboja adalah di bidang pertanian. Daerah pertanian terdapat di sepanjang Sungai Mekhong dan di sekitar Danau Tonle Sap. Padi termasuk hasil pertanian Kamboja yang terbesar. Di samping tanaman padi, Kamboja juga memproduksi karet dalam jumlah yang sangat besar. Hasil pertambangan di Negara Kamboja adalah bijih besi, emas, tembaga, dan batu bara. Industry di Kamboja adalah tekstil, pengolahan, kayu, kertas, semen, dan penggilingan padi.11. TIMOR LESTEIbu kota : Timor TimurMerdeka : 20 Mei 2002 (lepas dari Indonesia)Letak Astronomis8o LS – 10o LS dan 125o BT – 128o BTBatas WilayahUtara : Selat Umbai dan Selat Wetar (Indonesia)Selatan : Samudera HindiaBarat : Provinsi NTT (Indonesia)Timur : Laut ArafuruIklim: Tropis Penduduk (suku)Suku Tetum, Belu, Galolo. Campuran Melayu dan Papua.Bentang AlamWilayah Negara Timor Leste terdiri atas dua wilayah terpisah yang sebagian wilayahnya terdapat di Provinsi NTT Indonesia. Alam Timor Leste sebagian besar tidak subur. Juga miskin sumber daya alam. SDA yang dimiliki hanyalah tambang minyak bumi di Selat Timor. Gunung tertinggi adalh Gunung Tata Mailau dan danaunya adalah Danau Surubel.PerekonomianTimor Leste masih bergantung dengan pasokan barang-barang dari Indonesia melalui Provinsi NTT. Timor Leste menggunakan mata uang US$. Timor Leste mengharapkan bisa mengekploitasikan minyak bumi di celah Timor (Timor Gab). Namun masalah perbatasan masih menjadi kendala untuk segera melakukan eksploitasi. Hasil pertanian di Timor Leste adalah kopi, padi, kedelai, dan kopra. Hasil pertambangannya adalah emas, minyak bumi, mangaan, dan gas alam. Hasil industrinya adalah tekstil, air mineral, dan pengolahan kopi.
Sabtu, 31 Agustus 2013
apa sih laskar pelangi itu?
Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka adalah:Ikal aka Andrea HirataLintang; Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana BasaraSahara; N.A. Sahara Aulia Fadillah binti K.A. Muslim Ramdhani FadillahMahar; Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin AwamA Kiong (Chau Chin Kiong); Muhammad Jundullah Gufron Nur ZamanSyahdan; Syahdan Noor Aziz bin Syahari Noor AzizKucai; Mukharam Kucai KhairaniBorek aka SamsonTrapani; Trapani Ihsan Jamari bin Zainuddin Ilham JamariHarun; Harun Ardhli Ramadan bin Syamsul Hazana RamadanMereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.Laskar Pelangi merupakan buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov. Buku ini tercatat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah.Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini.
anggota-anggota laskar pelangi
Anggota Laskar Pelangi
Ikal : Tokoh 'aku' dalam cerita ini. Ikal yang selalu menjadi peringkat kedua memiliki teman sebangku bernama Lintang, yang merupakan anak terpintar dalam Laskar Pelangi. Ia berminat pada sastra, terlihat dari kesehariannya yang senang menulis puisi. Ia menyukai A Ling, sepupu dari A Kiong, yang ditemuinya pertama kali di sebuah toko kelontong bernama Toko Sinar Harapan. Pada akhirnya hubungan mereka berdua terpaksa berakhir oleh jarak akibat kepergian A Ling ke Jakarta untuk menemani bibinya.Lintang : Teman sebangku Ikal yang luar biasa jenius. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada di sekolah. Ia selalu aktif di dalam kelas dan memiliki cita-cita sebagai ahli matematika. Sekalipun ia luar biasa pintar, pria kecil berambut merah ikal ini pernah salah membawa peralatan sekolahnya. Cita-citanya terpaksa ditinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal.Sahara : Satu-satunya gadis dalam anggota Laskar Pelangi. Sahara adalah gadis keras kepala berpendirian kuat yang sangat patuh kepada agama. Ia adalah gadis yang ramah dan pandai, ia baik kepada siapa saja kecuali pada A Kiong yang semenjak mereka masuk sekolah sudah ia basahi dengan air dalam termosnya.Mahar : Pria tampan bertubuh kurus ini memiliki bakat dan minat besar pada seni. Pertama kali diketahui ketika tanpa sengaja Bu Muslimah menunjuknya untuk bernyanyi di depan kelas saat pelajaran seni suara. Pria yang menyenangi okultisme ini sering dipojokkan teman-temannya. Ketika dewasa, Mahar sempat menganggur menunggu nasib menyapanya karena tak bisa ke manapun lantaran ibunya yang sakit-sakitan. Akan tetapi, nasib baik menyapanya dan ia diajak petinggi untuk membuat dokumentasi permainan anak tradisional setelah membaca artikel yang ia tulis di sebuah majalah, dan akhirnya ia berhasil meluncurkan sebuah novel tentang persahabatan.A Kiong : Anak Hokian. Keturunan Tionghoa ini adalah pengikut sejati Mahar sejak kelas satu. Baginya Mahar adalah suhunya yang agung. Kendatipun pria kecil ini berwajah buruk rupa, ia memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan baik hati, serta suka menolong pada siapapun kecuali Sahara. Namun, meski mereka selalu bertengkar, ternyata mereka berdua saling mencintai satu sama lain.Syahdan : Anak nelayan yang ceria ini tak pernah menonjol. Kalau ada apa-apa dia pasti yang paling tidak diperhatikan. Misalnya ketika bermain sandiwara, Syahdan hanya kedapatan jadi tukang kipas putri dan itupun masih banyak kesalahannya. Syahdan adalah saksi cinta pertama Ikal, ia dan Ikal bertugas membeli kapur di Toko Sinar Harapan semenjak Ikal jatuh cinta pada A Ling. Syahdan ternyata memiliki cita-cita yang tidak pernah terbayang oleh Laskar Pelangi lainnya yaitu menjadi aktor. Dengan bekerja keras pada akhirnya dia menjadi aktor sungguhan meski hanya mendapatkan peran kecil seperti tuyul atau jin... Setelah bosan, ia pergi dan kursus komputer. Setelah itu ia berhasil menjadi network designer.Kucai : Ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Ia menderita rabun jauh karena kurang gizi dan penglihatannya melenceng 20 derajat, sehingga jika ia menatap marah ke arah Borek, maka akan terlihat ia sedang memperhatikan Trapani. Laki-laki ini sejak kecil terlihat bisa menjadi politikus dan akhirnya diwujudkan ketika ia dewasa menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong.Borek : Pria besar maniak otot. Borek selalu menjaga citranya sebagai laki-laki macho. Ketika dewasa ia menjadi kuli di toko milik A Kiong dan Sahara.Trapani : Pria tampan yang pandai dan baik hati ini sangat mencintai ibunya. Apapun yang ia lakukan harus selalu didampingi ibunya, seperti misalnya ketika mereka akan tampil sebagai band yang dikomando oleh Mahar, ia tidak mau tampil jika tak ditonton ibunya. Cowok yang bercita-cita menjadi guru ini akhirnya berakhir di rumah sakit jiwa karena ketergantungannya terhadap ibunya.Harun : Pria yang memiliki keterbelakangan mental ini memulai SD|sekolah dasar ketika ia berumur 10 tahun. Laki-laki jenaka ini senantiasa bercerita tentang kucingnya yang berbelang tiga dan melahirkan tiga anak yang masing-masing berbelang tiga pada tanggal tiga kepada Sahara dan senang sekali menanyakan kapan libur lebaran pada Bu Muslimah. Ia menyetor 3 buah botol kecap ketika disuruh mengumpulkan karya seni kelas enam.
tips merawat komik
TIPS MERAWAT KOMIK
Selain baca novel atau cerita aku sukaaaa banget baca komik terutama CONAN. Pokoknya aku ngefans banget deh sama buku karyanya AOYAMA GOSHO ini. Ceritanya keren, gambarnya bagus dan kebetulan aku suka cerita misteri atau detektif gitu.Nah, karena hobi baca komik, aku juga punya koleksi komik yang cukup banyak. Selain aku baca sendiri, komik-komikku juga suka dipinjam sama saudara dan teman-temanku. Pasti kalau sering dipinjam kadang suka komikku jadi rusak. Karena kadang kan ada juga temen yang enggak mau ngerawat buku pinjaman. Mereka suka seenaknya sendiri dan pas ngembaliin ternyata komikku udah hancur lebur, lecek, kotor dan halamannya berhamburan. Ya, sedih banget pastinya. Karena ada yang enggak mau ngerawat. Mungkin mereka enggak ngerasa beli sendiri dan enggak pernah merasa susah beli dari uang hasil keringat sendiri. Jadi biar komikku enggak makin parah rusaknya aku berusaha merawatnya. Kayak gini nih biasanya komikku itu kurawat.Aku biasanya menyimpan komikku di tempat yang kering dan enggak lembab. Soalnya dulu pernah kejadian waktu aku simpan komikku ditempat yang lembab jadinya agak bau gitu kan enggak enak dibacanyaUsahakan jangan sampe komik-komiknya terkena matahari langsung soalnya warnanya jadi suka pudar. Jadi kurang puas kan bacanya kalau warnanya udah enggak secemerlang pas baru pertama kali beliNah, ini nih yang suka banget dilakuin sama temen-temenku. Waktu mereka pinjam buku pasti bagian dalamnya suka pada kelipet. Alasannya karena baru dibaca sedikit terus biar gampang, jadinya dilipet deh buat nandain. Mereka enggak tau aku tuh paling enggak suka kalo komikku pada kelipet. Jadi aku suka selipin pembatas buku di dalam komikku. Tapi biar enggak ilang pembatas bukunya itu yang agak gede dan tebel. Nah, kalo takut pembatasnya diambil sama yang minjem, kasih aja pembatas yang enggak terlalu bagus, misalnya dari potongan karton. Tapi sebaiknya sih tetep digunting yang rapi jadi enggak terlalu jelek bangetSetiap kali aku beli buku aku udah sedia plastik. Jadi semua komikku aku sampuli plastik. Tapi bukan plastik yang tipis. Aku suka beli plastik yang lembaran dan agak tebel. Jadi bisa digunting sesuai kebutuhan. Terus plastik yang tebel itu juga enggak cepet sobekNah, 1 lagi (yang ini enggak wajib banget kayaknya sih) Ini yang aku contoh dari perpustakaan di dekat rumahku. Sebelum dikasih sampul plastik, bagian tepinya dibolongin terus dikasih benang (benangnya yang tebel itu loh yang warnanya putih). Jadi halamannya enggak pada copot. Cuma kadang memang jadi kurang asyik bacanya karena kan merusak gambarnya. Tapi biar komiknya awet ya terpaksa dijahit. Cuma kalau buat koleksi sendiri sih enggak dijahit juga enggak apa-apa Oke, itu tadi caraku merawat koleksi komikku. Semoga bermanfaat ya temen-temen
Senin, 26 Agustus 2013
Bahasa Indonesia :) :D
Masa lalu sebagai bahasa Melayu
Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia dari cabang bahasa-bahasa Sunda-Sulawesi, yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern.Aksara pertama dalam bahasa Melayu atau Jawi ditemukan di pesisir tenggara Pulau Sumatera, mengindikasikan bahwa bahasa ini menyebar ke berbagai tempat di Nusantara dari wilayah ini, berkat penggunaannya oleh Kerajaan Sriwijaya yang menguasai jalur perdagangan. Istilah Melayu atau sebutan bagi wilayahnya sebagai Malaya sendiri berasal dari Kerajaan Malayu yang bertempat di Batang Hari, Jambi, dimana diketahui bahasa Melayu yang digunakan di Jambi menggunakan dialek "o" sedangkan dikemudian hari bahasa dan dialek Melayu berkembang secara luas dan menjadi beragam.Istilah Melayu atau Malayu berasal dari Kerajaan Malayu, sebuah kerajaan Hindu-Budha pada abad ke-7 di hulu sungai Batanghari, Jambi di pulau Sumatera, jadi secara geografis semula hanya mengacu kepada wilayah kerajaan tersebut yang merupakan sebagian dari wilayah pulau Sumatera. Dalam perkembangannya pemakaian istilah Melayu mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari wilayah Kerajaan Malayu tersebut, mencakup negeri-negeri di pulau Sumatera sehingga pulau tersebut disebut juga Bumi Melayu seperti disebutkan dalam Kakawin Nagarakretagama.Ibukota Kerajaan Melayu semakin mundur ke pedalaman karena serangan Sriwijaya dan masyarakatnya diaspora keluar Bumi Melayu, belakangan masyarakat pendukungnya yang mundur ke pedalaman berasimilasi ke dalam masyarakat Minangkabau menjadi klan Malayu (suku Melayu Minangkabau) yang merupakan salah satu marga di Sumatera Barat. Sriwijaya berpengaruh luas hingga ke Filipina membawa penyebaran Bahasa Melayu semakin meluas, tampak dalam prasasti Keping Tembaga Laguna.Bahasa Melayu kuno yang berkembang di Bumi Melayu tersebut berlogat "o" seperti Melayu Jambi, Minangkabau, Kerinci, Palembang dan Bengkulu. Semenanjung Malaka dalam Nagarakretagama disebut Hujung Medini artinya Semenanjung Medini.Dalam perkembangannya orang Melayu migrasi ke Semenanjung Malaysia (= Hujung Medini) dan lebih banyak lagi pada masa perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang pusat mandalanya adalah Kesultanan Malaka, istilah Melayu bergeser kepada Semenanjung Malaka (= Semenanjung Malaysia) yang akhirnya disebut Semenanjung Melayu atau Tanah Melayu. Tetapi nyatalah bahwa istilah Melayu itui berasal dari Indonesia. Bahasa Melayu yang berkembang di sekitar daerah Semenanjung Malaka berlogat "e".Kesultanan Malaka dimusnahkan oleh Portugis tahun 1512 sehingga penduduknya diaspora sampai ke kawasan timur kepulauan Nusantara. Bahasa Melayu Purba sendiri diduga berasal dari pulau Kalimantan, jadi diduga pemakai bahasa Melayu ini bukan penduduk asli Sumatera tetapi dari pulau Kalimantan. Suku Dayak yang diduga memiliki hubungan dengan suku Melayu kuno di Sumatera misalnya Dayak Salako, Dayak Kanayatn (Kendayan), dan Dayak Iban yang semuanya berlogat "a" seperti bahasa Melayu Baku.Penduduk asli Sumatera sebelumnya kedatangan pemakai bahasa Melayu tersebut adalah nenek moyang suku Nias dan suku Mentawai. Dalam perkembangannya istilah Melayu kemudian mengalami perluasan makna, sehingga muncul istilah Kepulauan Melayu untuk menamakan kepulauan Nusantara.Secara sudut pandang historis juga dipakai sebagai nama bangsa yang menjadi nenek moyang penduduk kepulauan Nusantara, yang dikenal sebagai rumpun Indo-Melayu terdiri Proto Melayu (Melayu Tua/Melayu Polinesia) dan Deutero Melayu (Melayu Muda). Setelah mengalami kurun masa yang panjang sampai dengan kedatangan dan perkembangannya agama Islam, suku Melayu sebagai etnik mengalami penyempitan makna menjadi sebuah etnoreligius (Muslim) yang sebenarnya didalamnya juga telah mengalami amalgamasi dari beberapa unsur etnis.M. Muhar Omtatok, seorang Seniman, Budayawan dan Sejarahwan menjelaskan sebagai berikut: "Melayu secara puak (etnis, suku), bukan dilihat dari faktor genekologi seperti kebanyakan puak-puak lain. Di Malaysia, tetap mengaku berpuak Melayu walau moyang mereka berpuak Jawa, Mandailing, Bugis, Keling dan lainnya. Beberapa tempat di Sumatera Utara, ada beberapa Komunitas keturunan Batak yang mengaku Orang Kampong - Puak MelayuKerajaan Sriwijaya dari abad ke-7 Masehi diketahui memakai bahasa Melayu (sebagai bahasa Melayu Kuna) sebagai bahasa kenegaraan. Lima prasasti kuna yang ditemukan di Sumatera bagian selatan peninggalan kerajaan itu menggunakan bahasa Melayu yang bertaburan kata-kata pinjaman dari bahasa Sanskerta, suatu bahasa Indo-Eropa dari cabang Indo-Iran. Jangkauan penggunaan bahasa ini diketahui cukup luas, karena ditemukan pula dokumen-dokumen dari abad berikutnya di Pulau Jawa[10] dan Pulau Luzon.[11] Kata-kata seperti samudra, istri, raja, putra, kepala, kawin, dan kaca masuk pada periode hingga abad ke-15 Masehi.Pada abad ke-15 berkembang bentuk yang dianggap sebagai bahasa Melayu Klasik (classical Malay atau medieval Malay). Bentuk ini dipakai oleh Kesultanan Melaka, yang perkembangannya kelak disebut sebagai bahasa Melayu Tinggi. Penggunaannya terbatas di kalangan keluarga kerajaan di sekitar Sumatera, Jawa, dan Semenanjung Malaya.[rujukan?] Laporan Portugis, misalnya oleh Tome Pires, menyebutkan adanya bahasa yang dipahami oleh semua pedagang di wilayah Sumatera dan Jawa. Magellan dilaporkan memiliki budak dari Nusantara yang menjadi juru bahasa di wilayah itu. Ciri paling menonjol dalam ragam sejarah ini adalah mulai masuknya kata-kata pinjaman dari bahasa Arab dan bahasa Parsi, sebagai akibat dari penyebaran agama Islam yang mulai masuk sejak abad ke-12. Kata-kata bahasa Arab seperti masjid, kalbu, kitab, kursi, selamat, dan kertas, serta kata-kata Parsi seperti anggur, cambuk, dewan, saudagar, tamasya, dan tembakau masuk pada periode ini. Proses penyerapan dari bahasa Arab terus berlangsung hingga sekarang.Kedatangan pedagang Portugis, diikuti oleh Belanda, Spanyol, dan Inggris meningkatkan informasi dan mengubah kebiasaan masyarakat pengguna bahasa Melayu. Bahasa Portugis banyak memperkaya kata-kata untuk kebiasaan Eropa dalam kehidupan sehari-hari, seperti gereja, sepatu, sabun, meja, bola, bolu, dan jendela. Bahasa Belanda terutama banyak memberi pengayaan di bidang administrasi, kegiatan resmi (misalnya dalam upacara dan kemiliteran), dan teknologi hingga awal abad ke-20. Kata-kata seperti asbak, polisi, kulkas, knalpot, dan stempel adalah pinjaman dari bahasa ini.Bahasa yang dipakai pendatang dari Cina juga lambat laun dipakai oleh penutur bahasa Melayu, akibat kontak di antara mereka yang mulai intensif di bawah penjajahan Belanda. Sudah dapat diduga, kata-kata Tionghoa yang masuk biasanya berkaitan dengan perniagaan dan keperluan sehari-hari, seperti pisau, tauge, tahu, loteng, teko, tauke, dan cukong.Jan Huyghen van Linschoten pada abad ke-17 dan Alfred Russel Wallace pada abad ke-19 menyatakan bahwa bahasa orang Melayu/Melaka dianggap sebagai bahasa yang paling penting di "dunia timur".[12] Luasnya penggunaan bahasa Melayu ini melahirkan berbagai varian lokal dan temporal. Bahasa perdagangan menggunakan bahasa Melayu di berbagai pelabuhan Nusantara bercampur dengan bahasa Portugis, bahasa Tionghoa, maupun bahasa setempat. Terjadi proses pidginisasi di beberapa kota pelabuhan di kawasan timur Nusantara, misalnya di Manado, Ambon, dan Kupang. Orang-orang Tionghoa di Semarang dan Surabaya juga menggunakan varian bahasa Melayu pidgin. Terdapat pula bahasa Melayu Tionghoa di Batavia. Varian yang terakhir ini malah dipakai sebagai bahasa pengantar bagi beberapa surat kabar pertama berbahasa Melayu (sejak akhir abad ke-19).[13] Varian-varian lokal ini secara umum dinamakan bahasa Melayu Pasar oleh para peneliti bahasa.Terobosan penting terjadi ketika pada pertengahan abad ke-19 Raja Ali Haji dari istana Riau-Johor (pecahan Kesultanan Melaka) menulis kamus ekabahasa untuk bahasa Melayu. Sejak saat itu dapat dikatakan bahwa bahasa ini adalah bahasa yang full-fledged, sama tinggi dengan bahasa-bahasa internasional pada masa itu, karena memiliki kaidah dan dokumentasi kata yang terdefinisi dengan jelas.Hingga akhir abad ke-19 dapat dikatakan terdapat paling sedikit dua kelompok bahasa Melayu yang dikenal masyarakat Nusantara: bahasa Melayu Pasar yang kolokial dan tidak baku serta bahasa Melayu Tinggi yang terbatas pemakaiannya tetapi memiliki standar. Bahasa ini dapat dikatakan sebagai lingua franca, tetapi kebanyakan berstatus sebagai bahasa kedua atau ketiga. Kata-kata pinjaman
Bahasa Indonesia
Pemerintah kolonial Hindia-Belanda menyadari bahwa bahasa Melayu dapat dipakai untuk membantu administrasi bagi kalangan pegawai pribumi karena penguasaan bahasa Belanda para pegawai pribumi dinilai lemah. Dengan menyandarkan diri pada bahasa Melayu Tinggi (karena telah memiliki kitab-kitab rujukan) sejumlah sarjana Belanda mulai terlibat dalam standardisasi bahasa. Promosi bahasa Melayu pun dilakukan di sekolah-sekolah dan didukung dengan penerbitan karya sastra dalam bahasa Melayu. Akibat pilihan ini terbentuklah "embrio" bahasa Indonesia yang secara perlahan mulai terpisah dari bentuk semula bahasa Melayu Riau-Johor.Pada awal abad ke-20 perpecahan dalam bentuk baku tulisan bahasa Melayu mulai terlihat. Pada tahun 1901, Indonesia (sebagai Hindia-Belanda) mengadopsi ejaan Van Ophuijsen dan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu (kelak menjadi bagian dari Malaysia) di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson.[12] Ejaan Van Ophuysen diawali dari penyusunan Kitab Logat Melayu (dimulai tahun 1896) van Ophuijsen, dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim.Intervensi pemerintah semakin kuat dengan dibentuknya Commissie voor de Volkslectuur ("Komisi Bacaan Rakyat" - KBR) pada tahun 1908. Kelak lembaga ini menjadi Balai Poestaka. Pada tahun 1910 komisi ini, di bawah pimpinan D.A. Rinkes, melancarkan program Taman Poestaka dengan membentuk perpustakaan kecil di berbagai sekolah pribumi dan beberapa instansi milik pemerintah. Perkembangan program ini sangat pesat, dalam dua tahun telah terbentuk sekitar 700 perpustakaan.[14] Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai "bahasa persatuan bangsa" pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional atas usulan Muhammad Yamin, seorang politikus, sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam pidatonya pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan,"Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan."[15]Selanjutnya perkembangan bahasa dan kesusastraan Indonesia banyak dipengaruhi oleh sastrawan Minangkabau, seperti Marah Rusli, Abdul Muis, Nur Sutan Iskandar, Sutan Takdir Alisyahbana, Hamka, Roestam Effendi, Idrus, dan Chairil Anwar. Sastrawan tersebut banyak mengisi dan menambah perbendaharaan kata, sintaksis, maupun morfologi bahasa Indonesia.[16]
menulis :)
Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara.Menulis biasa dilakukan pada kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. Pada awal sejarahnya, menulis dilakukan dengan menggunakan gambar, contohnya tulisan hieroglif (hieroglyph) pada zaman Mesir Kuno.Tulisan dengan aksara muncul sekitar 5000 tahun lalu. Orang-orang Sumeria (Irak saat ini) menciptakan tanda-tanda pada tanah liat. Tanda-tanda tersebut mewakili bunyi, berbeda dengan huruf-huruf hieroglif yang mewakili kata-kata atau benda.Kegiatan menulis berkembang pesat sejak diciptakannya teknik percetakan, yang menyebabkan orang makin giat menulis karena karya mereka mudah diterbitkan.
Bahasa Indonesia:D
Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia[1] dan bahasa persatuan bangsa Indonesia.[2] Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja.Dari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu.[3] Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang)[4] dari abad ke-19. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan "Bahasa Indonesia" diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan "imperialisme bahasa" apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan.[5] Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu.[6] Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Meskipun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di media massa, sastra, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya,[7] sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.Fonologi dan tata bahasa Bahasa Indonesia dianggap relatif mudah.[8] Dasar-dasar yang penting untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.[9]
Langganan:
Postingan (Atom)